News

Viral Omongan Gubernur Sulsel: Kenapa Tidak Keluar Sekalian dari Indonesia


Merdeka.com – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman menuai sorotan usai video kata sambutannya saat HUT Kabupaten Luwu Timur (Lutim) viral di media sosial (medsos). Video kata sambutan tersebut Andi Sudirman merespons adanya tuntutan warga Rampi, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) terkait perbaikan jalan dan mengancam akan keluar dari Lutra, Sulsel serta bergabung dengan Kota Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Katanya ada yang mau keluar dari Sulsel ini? Kenapa tidak keluar sekalian dari Indonesia, gitu kan?” ujar Sudirman dikutip melalui kanal YouTube Diskominfo Luwu Timur, Jumat (13/5).

Selanjutnya dalam video tersebut, Sudirman mengaku bukan tidak ingin membangun jalan di sana. Hanya saja, kondisi geografis Rampi tidak mudah dan kondisi keuangan Pemprov Sulsel tidak kuat.

“Kita bukan tidak membangun. Kenapa? Panjangnya kita tentu bertahap. Kemampuan keuangan wilayah ini tidak sekuat yang kita pikirkan. Kalau kali-kalinya ke Rampi 80 kilo,” paparnya.

Ia mengaku Pemprov Sulsel sudah meminta bantuan kepada TNI untuk membuka akses jalan di Rampi sebagai rintisan. Ia menyebut kontur tanah di Rampi sangat labil, sehingga jika dibangun 1 km jalan, maka harus ditutup lagi 1 km.

“Saya minta Luwu Utara desain sekarang, bagaimana penguatan tebing. Jangan dulu pikir aspalnya,” sebutnya.

Terpisah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sulsel, Sultan Rakib mengatakan bahwa pernyataan Andi Sudriman dipotong dalam bentuk video itu sepenggal-sepenggal dan tidak utuh. Ia mengaku penyampaian Gubernur Sulsel pada saat itu bercanda.

“Tidak seperti itu konteksnya. Hanya bercanda dan dalam rekaman utuh kemudian Pak Gub meminta kepada Indah Bupati Lutra berapa anggarannya karena Provinsi bisa memberikan bantuan keuangan,” ujar Sultan Rakib melalui keterangan tertulisnya, Jumat (13/5).

Atmosfer atau suasana ruangan paripurna DPRD Lutim saat penyampaian itu riang gembira. Tidak ada sama sekali maksud yang tersirat sebagaimana yang viral.

“Justru Pak Gubernur siap membantu melalui bantuan keuangan. Karena ini (jalan) bukan tanggung jawab atau kewenangan Pemprov, tapi ini kabupaten. Tapi bapak gubernur siap bantu melalui bantuan keuangan,” sebutnya.

[cob]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close