News

Tradisi Berbagi Hampers Saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak Abad ke-16



Arti Simbolik

Tradisi hantaran pun berubah wujud seiring redupnya masa kerajaan. Tradisi ini berbuah menjadi mengirim makanan untuk untuk tetangga, saudara maupun teman yang berlangsung hingga saat ini.

Di masa kolonial, mereka juga sudah saling membalas hantaran di kala lebaran, seperti hidangan  ketupat, opor, kari, dan rendang beserta kue basah tradisional yang disajikan di dalam rantang.

Fadly mengungkapkan, tradisi hantaran berupa tukar rantang menunjukkan kekhasan masyarakat agraris. Bukan hanya berfungsi sebagai wadah, secara sosial-budaya rantang memiliki arti simbolik sebagai perekat hubungan antar-tetangga atau kerabat ketika digunakan untuk hantaran.

” Ketika dikirimi dalam bentuk rantang, secara spontan kita akan membalasnya. ‘Ah, malu kalau kita mengembalikan dalam kondisi kosong’. Lalu kita akan mengisinya kembali dengan makanan-makanan,” katanya.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close