News

Sering Dianggap ‘Alami’, Memakai Bedak Bayi di Wajah Kulit Dewasa Bisa Berakibat Negatif


Kelamaan di Toilet Sebabkan Kulit Kering, Ini Penjelasan Dokter

Dream – Sebagian orang sering berlama-lama di kamar mandi. Tidak sedikit orang yang menganggap waktu mandi dan buang air besar merupakan momen tepat untuk me time atau menyendiri.

Akhirnya, sebagian orang membawa ponsel, koran, buku, atau gadget lainnya, untuk menghabiskan waktu sendiri di toilet. Padahal, menurut dokter kulit, Melyawati Hermawan, berlama-lama di toilet bisa berdampak buruk bagi kulit.

” Jangan ‘nongkrong’ di WC sambil bawa hp. Kadar kelembapan di WC lain dengan ruangan biasa. Jadi, kondisi ruangannya bisa menyerap kelembapan kulit dan kulit pun jadi lebih kering,” tutur Melyawati dalam peluncuran Bio-Oil Skincare Oil (Natural) 125ml di Veranda Hotel, Jakarta Selatan, Kamis 15 September 2022.

Ilustrasi Kulit Kering© Shutterstock

Foto: Shutterstock

Selain membuat kulit kering, kebiasaan tersebut juga bisa memperparah stretch marks. Terutama, jika kamu mandi terlalu lama atau menggunakan air di atas suhu 360 Celsius.

” Biasakan mandi jangan pakai air panas. Minyak alami kulit akan terkikis dan makin gampang muncul stretch marks. Pakai air yang suhunya mirip suhu tubuh, sekitar 36 derajat. Mandinya juga nggak perlu terlalu lama,” katanya.

Jika kulitmu terasa kering setelah mandi atau akibat terpapar AC terlalu lama, gunakan sabun yang mampu meningkatkan serta menjaga kelembapan kulit.

Jangan lupa juga menggunakan pelembap, minyak, atau lotion segera setelah mengeringkan badan dengan handuk lembut. Sehingga, kulitmu pun tidak akan sensitif, lembap, serta tidak terlalu cepat mengalami penuaan maupun muncul stretch marks.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.