Sports

Pukulan Maut Daud Yordan Buat Petinju Argentina Modar di GBK


Senin, 24 Januari 2022 – 00:03 WIB

VIVA – Siapa yang tak kenal Daud Yordan? Warga Indonesia khususnya pecinta tinju tentu paham bagaimana hebatnya Cino, begitu dia dipanggil mempreteli lawan-lawannya di ring tinju dunia

Kualitasnya tak usah diragukan, dengan gaya tarung ortodoks, nampaknya tak berlebihan jika menganggap Daud Yordan sebagai salah satu petinju terbaik yang dimiliki Indonesia. Petinju asal Kalimantan Barat yang sudah malang melintang hiasi ting tinju nasional dan dunia tersebut namanya masih harum bahkan sampai saat ini.   

Sejak bertarung di Las Vegas, Amerika Serikat mengalahkan Antonio Meza di tahun 2008, karier Cino makin melesat. Setelah itu sejumlah gelar bergengsi didapatkan, dia memegang tiga gelar juara yaitu kelas ringan WBO Intercontinental, kelas ringan super IBA dan WBO Oriental.

Pukulan maut Daud ‘Cino’ Yordan sudah memakan banyak korban, baik di dalam maupun luar negeri. Ada satu duel Cino yang cukup fenomenal, yaitu duel Daud Yordan melawan Damian David Marciano, petinju peringkat kesembilan Argentina ini berlangsung di tahun 2010 lalu. Pertarungan ini begitu spesial karena bertajuk perebutan gelar juara interim kelas bulu WBO Asia-Pasifik. 

Ditonton oleh ribuan penonton di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Chino langsung tancap gas sejak bel tanda dimulainya pertarungan.  

Tak butuh waktu lama, jual beli pukulan selama 19 detik, Daud Yordan langsung dinyatakan sebagai pemenang. Uppercut kirinya yang keras mengenai bagian ulu hati dari petinju Argentina tersebut.

Marciano tersungkur dan wasit menghitung mundur tapi sebelum selesai hitungannya pelatih Marciano melempar handuk putih. Wasit lalu menyilangkan tangan tanda laga usai dan dimenangkan oleh Cino.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close