Sports

Persaingan Panas di Grand Final Piala Presiden Esports 2021


Kamis, 16 Desember 2021 – 21:45 WIB

VIVA – Piala Presiden Esports 2021 segera memasuki babak grand final di Mangupura Hall The Westin Resort, Nusa Dua, Bali pada 17-19 Desember 2021. Tidak kurang dari 200 atlet esports yang telah lolos ke babak pamungkas tersebut akan saling bertarung habis-habisan dalam memperebutkan gelar juara serta total hadiah Rp2 miliar.

Seluruh partisipan yakin kejuaraan ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan esports sebagai cabang olahraga prestasi di masa mendatang. Terbukti sejak awal turnamen ini dimulai telah diikuti sebanyak 121.022 atlet esports dari tujuh cabang game yang dipertandingkan, yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Lokapala, eFootball PES, MPL – Speed Chess, dan Battle of Satria Dewa.

Sekretaris Jenderal Piala Presiden Esports 2021, Matthew Airlangga, mengatakan grand final yang diselenggarakan selama tiga hari akan menjadi penentuan buat para atlet dan tim esports yang berhak mengangkat trofi juara Piala Presiden Esports 2021.

“Mereka akan bertarung dengan seluruh tenaga, kemampuan dan strategi demi meraih gelar juara. Kami optimis turnamen ini akan melahirkan juara-juara baru yang nantinya akan membawa keharuman nama bangsa di kancah esports dunia,” tutur Matthew dalam jumpa pers, Kamis 16 Desember 2021.

Terselenggaranya Piala Presiden Esports 2021 merupakan buah kolaborasi lintas kementerian dan lembaga yang terdiri dari Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan PB Esports Indonesia (PBESI).

Deputi II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Presiden (KSP) Abetnego Tarigan mengatakan penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 diarahkan agar terus memberi manfaat bagi sumber daya manusia generasi muda di Indonesia.

Terbukti sejak perdana digulirkan dua tahun lalu, terus bermunculan atlet-atlet potensial di kancah esports nasional. Talenta-talenta inilah yang akan terus digali dan dibina agar terus berprestasi membawa keharuman nama bangsa di kemudian hari.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close