TV

Mobil Nyasar Masuk Hutan di Brebes Dicurigai Ulah Makhluk Gaib, Polisi Ungkap Fakta Lain


WowKeren
Fenomena kendaraan yang nyasar di hutan kembali terjadi. Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi D 1886 OE tersesat dan memasuki jalan setapak di pinggiran Sungai Pemali, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (10/4). Mobil minibus tersebut ditumpangi pemudik dari Bandung, Jawa Barat.

Mereka tersesat di area persawahan yang berjarak 3 kilometer dari permukiman warga. Tepatnya di Dukuh Mingkrik, Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Pada lokasi itudiketahui juga tidak terlihat ada akses jalan beraspal yang bisa dilalui oleh kendaraan bermobil.

Seorang warga, Sugiri (53) mengatakan, kejadian kendaraan tersasar hingga tepi Sungai Pemali itu menjadi peristiwa yang aneh karena lokasi tersebut adalah alas atau hutan. Selain itu, sepanjang 3 kilometer hanya ada bebatuan besar dan tidak rata.

“Ya, seperti dangdutan, jeglak-jegluk isinya hanya batu melulu. Pokoknya diperkirakan mobil itu enggak bisa lewat,” kata Sugiri, Senin (11/4) melansir Tribunnews.com.

Sugiri mengatakan, jika itu mobil normal, maka tidak akan bisa melintas hingga sejauh 3 kilometer. Ia pun mengaitkan kejadian itu dengan makhluk astral.

“Kalau enggak ada mahluk iseng ya gak bisa lewat sini. Wong sepeda motor saja sulit. Ya heran. Wong gampangannya jalannya kan rusak, lalu naik turun. Tahu-tahu kok sudah ada di sana,” bebernya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Larangan AKP Sutikno pun membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada dini hari. Kendaraan tersebut tersasar di area persawahan yang arahnya menuju ke Dusun Kalibanteng, Desa Pamulihan.

Menurut AKP Sutikno, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman mengapa kendaraan tersebut bisa sampai ke area tersebut. Sementara itu, sang pengemudi malah mengungkap pernyataan yang mengejutkan.

Berbeda dengan penuturan warga soal medan yang tak rata dan berbatu, menurut pengakuan pengemudi, saat perjalanan jalan terasa halus seperti di jalan TOL. Tahu-tahu saat tersadar justru sudah berada di pinggiran sungai.

“Sesampainya di Jalan Raya Larangan, yang bersangkutan mengaku masuk ke dalam cahaya dan terbang sampai berhenti di area persawahan,” kata AKP Sutikno.

Tapi rupanya muncul keterangan lain disampaikan oleh mertua korban. AKP Sutikno menyebut mertua korban menyampaikan bahwa menantunya itu sudah lama mengalami gangguan jiwa.

“Keterangan dari mertua korban, menantunya mengalami gangguan jiwa sejak lama. Menantunya sering berimajinasi tentang dunia lain dan galaksi lain,” pungkasnya.

(wk/amel)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close