Sports

Lintasan Kotor Bagian dari Terbentuknya Ekosistem Sirkuit Mandalika


Minggu, 13 Februari 2022 – 18:43 WIB

VIVA – Pembalap nasional Rifat Sungkar mengatakan ekosistem Sirkuit Pertamina Mandalika sedang terbentuk di tengah kabar para pembalap MotoGP yang mengeluhkan kondisi aspal trek saat menjalani tes pramusim pada akhir pekan ini.

Sebelumnya, kondisi trek yang kotor karena debu, kerikil, bahkan lumpur yang berada di lintasan, menghalangi para pembalap menemukan limit tunggangan mereka pada hari pertama, Jumat 11 Februari 2022.

Situasi tersebut, menurut Grand Prix Safety Officer FIM Franco Uncini, adalah normal untuk sirkuit baru, ditambah dengan masih masifnya pembangunan yang berjalan di sekeliling lintasan.

Setelah penyelenggara melakukan mitigasi dengan pembersihan trek yang lebih intensif, para pembalap mampu tampil cepat pada hari kedua saat racing line mulai melebar dan aspal diliputi karet ban yang membantu motor mendapatkan traksi.

Luca Marini dengan motor Ducatinya mencetak lap terbaik hari kedua dengan catatan satu menit 31,289 detik, jauh lebih baik dari lap tercepat hari pertama yang dibuat Pol Espargaro (1’32”466).

Kondisi trek sepertinya semakin membaik di hari ketiga dan Espargaro kembali tampil di puncak tabel catatan waktu hingga pukul 12:00 WITA setelah mencetak satu menit 31,060 detik dengan motor Honda RC213V.

“Bagi saya seorang pembalap, itu (kondisi trek kotor) hal biasa saja, namanya juga baru jadi,” kata Rifat ketika ditemui di Sirkuit Mandalika, Minggu 13 Februari 2022.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close