TV

Komnas HAM Sebut Hukuman Mati Tidak Efektif Berantas Korupsi


Sabtu, 11 Desember 2021 – 00:20 WIB

VIVA – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyebut hukuman mati tidak terbukti efektif bila diterapkan di Indonesia dalam memberantas korupsi

Menurut Taufan, hukuman mati mencederai prinsip hak asasi manusia (HAM). Maka itu, selayaknya hukuman mati tidak lagi diberlakukan sebagai solusi terakhir dalam upaya penegakan hukum di Tanah Air.

“Ya dalam perspektif hak asasi manusia, hukuman mati itu sudah harus dihapuskan. Jadi, gerakan global itu adalah gerakan penghapusan hukuman mati. Indonesia termasuk negara yang sudah didorong untuk menghapuskan hukuman mati, karena memang itu tidak sesuai dengan prinsip dan standar hak asasi manusia,” kata Taufan kepada awak media, Jumat, 10 Desember 2021.

Taufan menekankan, selain mencederai prinsip hak asasi manusia, hukuman mati dnilai belum menimbulkan efek jera dalam upaya penegakan hukum di Indonesia.

“Contohnya ya, hukuman mati yang diberlakukan pada tidak pidana korupsi, tidak terbukti di negara-negara mana pun di dunia ini bahwa itu efektif untuk mengurangi praktik korupsi,” kata Taufan.

Demo kecam hukuman mati di Kedubes Arab Saudi, Jakarta.

Demo kecam hukuman mati di Kedubes Arab Saudi, Jakarta.

Taufan mencontohkan negara-negara di Eropa, seperti Skandinavia, yang tingkat korupsinya sangat rendah. Hal itu bukan karena ancaman atau penerapan hukuman mati. Namun, disebabkan oleh praktik hukum yang bagus dan pembenahan sistem lebih baik.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close