TV

Kasus COVID-19 RI Tembus Angka 5 Juta, Kemenkes Ungkap Kondisi Rumah Sakit


WowKeren
Penambahan kasus COVID-19 harian Indonesia telah melebihi puncak kasus harian tahun lalu. Indonesia bahkan mencatat 63.956 kasus COVID-19 baru pada Kamis (17/2), sehingga total kumulatif kasus COVID-19 kini telah menembus angka 5 juta. Lantas, bagaimana kondisi rumah sakit di Tanah Air?

Meski angka kasus COVID-19 harian melonjak, Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa jumlah keterisian rumah sakit tingkat nasional baru mencapai 36 persen per Kamis kemarin. Dari total 92.690 tempat tidur yang tersedia, 33.643 di antaranya telah terisi.

Rinciannya adalah tempat tidur isolasi terpakai sebanyak 37 persen (31.365 tempat tidur terpakai dari total 85.063 tempat tidur yang tersedia). Sedangkan tempat tidur ICU terpakai sebesar 26 persen (2.278 tempat tidur terpakai dari total 8.627 tempat tidur tersedia.

“Angka ini masih sangat memadai untuk perawatan pasien COVID-19 dan tidak terlalu membebani pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang dimiliki saat ini,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Widyawati, dalam siaran pers.

Pasien COVID-19 yang bergejala ringan atau tanpa gejala lantas diimbau untuk menjalani isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) tak melampaui angka 60 persen. Sehingga perawatan di rumah sakit dapat diprioritaskan bagi pasien bergejala sedang hingga kritis.

Masyarakat yang menjalani isoman atau isoter diberi layanan konsultasi kesehatan secara gratis, baik lewat platform telemedisin atau dari petugas kesehatan di Puskesmas. Kemenkes turut menyediakan paket obat dan multivitamin bagi pasien isoman dan isoter secara gratis agar bisa segera pulih.

Sementara itu, data Kemenkes menunjukkan bahwa sejumlah provinsi yang sebelumnya sudah melampaui kasus harian pada puncak Delta, kini mencatatkan penurunan jumlah kasus harian. Sebagai contoh, DKI Jakarta mencatatkan 15.825 kasus baru pada Minggu (6/2), namun berangsur turun menjadi 9.482 pada Selasa (15/2).

“Pemerintah terus memantau data-data dan melakukan evaluasi kinerja di lapangan agar upaya mengendalikan COVID-19 sesuai dengan harapan kita,” ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. “Angka-angka di minggu ini memberikan optimisme, bahwa apa yang sudah dilakukan sejauh ini menunjukkan hasil baik, tapi tentu usaha dan hasil ini tetap perlu dipertahankan kedepannya.”

(wk/Bert)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close