News

Dulu Kelaparan dan Hidup di Pos Satpam, Kini Jadi Crazy Rich Bali



Tak mudah bagi Ajik Krisna membangun usaha ini. Pria kelahiran Buleleng dengan nama asli Gusti Ngurah Anom ini haris melintasi jalan berliku untuk mencapai kesuksesan ini. Maklum, dia lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja.

” Pak Anom lahir dari rahim Made Taman dan menjadi bungsu dari 7 bersaudara yang hidup sangat dekat dengan kemiskinan dalam kebersahajaan keluarga petani,” demikian tulis website resmi Oleh-Oleh Krisna.

Dalam video yang diunggah kanal YouTube Coach Yudi Candra 14 Juli 2021, Ajik Krisna mengatakan bahwa sang ayah memang seorang petani. Sang ibu penjual kue di pasar.

” Pukul empat subuh bantu ibu di pasar sampai pukul ujuh pagi, terus pukul tujuh sampai sepuluh pagi bantu bapak di sawah. Balik dari sawah pukul sepuluh, langsung siap-siap buat berangkat ke sekolah,” kenang Ajik Krisna dalam video itu.

Saking prihatinnya keluarga Ajik Krisna, mereka sampai mencampur nasi dengan bahakn lain. Maklum, harga beras kala itu relatif mahal untuk keluarganya.

” Kalau makan nasi dicampur jagung, nasi dicampur ubi, karena kan orangtua buat beli beras aja susah,” kata dia.

Yang jelas, hampir saban hari nasi dalam bakul di dapur rumahnya selalu ” dikombinasi” . Paling banyak nasi berteman jagung. ” Kalau pas (uang) kosong sekali, kita makan pakai keladi direbus dikasih gula aren dan juga parutan kelapa,” tambah Ajik Krisna.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close