TV

Anggota KPUD Dicatut Jadi Kader Parpol, Pengamat: Bisa Dijerat Pidana


Jumat, 5 Agustus 2022 – 16:10 WIB

VIVA Politik – Tahapan pendaftaran partai politik atau parpol dihebohkan dengan dugaan pencatutan sejumlah nama anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). KPU menemukan 98 nama anggota KPUD dicatut jadi kader parpol.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa menilai dugaan pencatutan nama KPU aktif dalam sipol itu parpol merupakan tindak pidana. Maka itu, iia menyarankan agar ada tindakan tegas terhadap penyalahgunaan data pribadi oleh parpol.

“Bisa dijerat jika terbukti bersalah ada pasal 263 KUHP Ayat 1 dan 2 soal pemalsuan surat. Ini kan pidana artinya oknum tersebut harus ditindak tegas,” kata Herry Mendrofa dalam keterangannya, Jumat 5 Juli 2022.

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

Herry menyampaikan agar KPU memiliki peraturan tersendiri yang mengatur sanksi terhadap parpol yang mencatut nama pribadi dalam sipolnya. Dia juga mendukung adanya investigasi yang lengkap dan transparan agar parpol yang mencatut nama pribadi tanpa izin dapat efek sosial dari masyarakat.

“Karena ini adalah kasus yang kaitannya hukum, maka sebagai stakeholders utama KPU mesti punya aturan sendiri. Misalnya PKPU yang memberi sanksi baik administrasi bahkan proses peradilan pidana agar kejadian ini tak terulang,” tutur Herry.

Dia mengkritisi persoalan ini karena saat ini Pemilu baru tahapan pendaftaran parpol. Ia khawatir parpol jika berhasil lolos maka berpotensi melanggar.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close