News

7 Makanan Kaya Antioksidan yang Baik untuk Ibu Hamil


Berikut daftar beberapa makanan kaya antioksidan yang bisa dikonsumsi oleh wanita hamil.

Dream – Kehamilan menuntut ibu mengonsumsi nutrisi yang tepat untuk janin yang sedang tumbuh. Banyak mikronutrien, seperti vitamin C, beta-karoten, antosianin, vitamin E, selenium, dan seng bertindak sebagai antioksidan dan mencegah tubuh dari stres oksidatif.

Istilah ‘stres oksidatif’ berarti ketidakseimbangan radikal bebas. Ketika radikal bebas seimbang jumlahnya, hal ini membantu melawan patogen dan melindungi tubuh dari invasi mikroba.

Ketika jumlah radikal bebas ini tidak seimbang, ini bisa merusak DNA dan protein sel dan menyebabkan penyakit, seperti preeklamsia, kanker, penyakit radang, kondisi jantung, dan banyak lagi.

Antioksidan mengandung molekul bebas ekstra dan menyumbangkannya ke radikal bebas sehingga bisa stabil dan kurang reaktif. Hal inilah alasan mengapa antioksidan sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah berbagai macam penyakit.

Selama kehamilan, antioksidan membantu mempertahankan kehamilan yang sukses dan mencegah hasil kehamilan seperti preeklamsia, pembatasan pertumbuhan janin, keguguran, dan kelahiran prematur.

Berikut daftar beberapa makanan kaya antioksidan yang bisa dikonsumsi oleh wanita hamil.

1 dari 4 halaman

1. Blueberry

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa blueberry memiliki kapasitas antioksidan total terkuat karena adanya asam fenolik, flavonoid, tanin, vitamin C, vitamin K dan mangan. Zar ini membantu mencegah komplikasi ibu dan janin selama kehamilan.

2. Bawang Merah

Shutterstock© Shutterstock

Bawang mengandung banyak antioksidan utama seperti flavonoid, asam askorbat, fenol dan antosianin. Bawang merah memiliki aktivitas penangkal radikal bebas tertinggi dibandingkan dengan bawang putih. Setiap hari memasukkan mereka ke dalam makanan membantu dalam kehamilan dan menyusui.

2 dari 4 halaman

3. Kacang Hitam

Shutterstock© Shutterstock

Kacang hitam kaya akan polifenol yang bertanggung jawab atas efek antioksidan. Polifenol membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, yang selanjutnya membantu perkembangan janin yang sehat.

4. Kenari

Menurut sebuah penelitian, kenari merupakan sumber yang kaya akan antioksidan seperti flavonoid, asam fenolat, vitamin E, melatonin dan selenium. Konsumsi kenari selama kehamilan membantu dalam meningkatkan pembelajaran dan memori bayi yang sedang tumbuh.

3 dari 4 halaman

5. Apel

Shutterstock© Shutterstock

Apel memiliki kapasitas antioksidan yang sangat kuat. Kehadiran fitokimia dalam buah vital ini terkait dengan penurunan risiko masalah berat badan rendah pada bayi baru lahir. Apel merupakan buah yang paling mudah didapatkan di pasaran.

6. Bit

Bit mengandung senyawa antioksidan seperti vitamin C, betalain dan flavonoid yang mencegah tubuh dari efek berbahaya dari stres oksidatif. Sebuah penelitian mengatakan bahwa bit adalah salah satu dari sepuluh tanaman dengan sifat antioksidan tertinggi.

4 dari 4 halaman

7. Daging Tanpa Lemak

Shutterstock© Shutterstock

Dalam daging tanpa lemak, vitamin E dan selenium, suatu bentuk antioksidan berada dalam konsentrasi tinggi. Selain antioksidan, daging tanpa lemak juga kaya akan asam lemak omega-3 dan banyak vitamin dan mineral. Kandungan ini membantu mencegah komplikasi kehamilan seperti berat badan lahir rendah.

(Source: Boldsky)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close